Showing posts with label cemet racing. Show all posts
Showing posts with label cemet racing. Show all posts

Friday, July 22, 2016

Rumus Menentukan Panjang Dan Diameter Leher Knalpot

Untuk mendapatkan performa engine sesuai keinginan banyak hal yang musti diperhitungkan dengan tepat, salah satunya adalah leher knalpot. Selain berfungsi mengarahkan gas buang kebelakang supaya motor nyaman, desain leher knalpot juga turut mempengaruhi karakter sebuah engine. Hal ini banyak dimanfaatkan para tuner hebat baik lokal maupun dunia untuk memaksimalkan karakter engine sesuai keinginan.

Secara garis besar bisa disimpulkan sebagai berikut, "semakin pendek leher knalpot semakin baik di rpm atas, sebaliknya semakin panjang semakin baik diputaran bawah. Semakin besar diameter leher knalpot semakin baik tenaga di rpm atas, dan semakin kecil diameter leher knalpot maka semakin baik di kitiran bawah". Untuk itu sebelum membeli leher knalpot ada baiknya menyimak tulisan ini. Contoh kasus sering kali temen-temen langganan CeMeTGarage datang ke bengkel dengan antusias membawa knalpot baru, beberapa bahkan ditebus dengan harga yang tidak murah, tapi setelah dipasang justru malah tidak sesuai dengan karakter engine, ada yang motornya jadi batuk-batuk pada gasingan tertentu, ada yang justru berkurang powernya di rpm atas, bahkan pernah ada juga yang nembak-nembak dan tenaga motor terasa ompong walau sudah dijetting ulang, jadinya sayang gak kepake. kalo maksa make ya musti rombak ulang engine, kan gak lucu hehehe.
contoh pipa leher knalpot

Supaya tidak terjadi trial dan error dalam pemilihan knalpot para master telah berjibaku mencari rumusan terbaik, diantaranya master graham bell yang jadi acuan rumusan banyak tuner handal.
Beliau memaparkan dalam salah satu bukunya rumus menentukan panjang leher knalpot motor bakar 4tak sbb:

L = ( 850 x ET ) / MAX RPM – 3


L = panjang pipa knalpot yang akan dibuat Dalam inchi
ET = Exhaust Timing, kapan klep buang mulai membuka sebelum TMB
MAX RPM = RPM yang dimau untuk mendapatkan puncak tenaga
1 inch=25,4mm

Menentukan diameter knalpot sbb :

D = sqrt ( CC / ((L + 3) x 25) ) x 2,1

sqrt = akar

D = diameter pipa yang diinginkan dalam inchi
CC = kapasitas silinder
L = panjang knalpot
dalam inchi
1 inch=25,4mm

Oke langsung coba kita praktikkan perhitungan untuk menentukan leher knalpot ideal sebuah motor jupiter 130cc dengan timing bukaan klep buang 60derajat sebelum TMB dan puncak tenaga yang diinginkan di kitiran 10.000RPM.

Pertama kita tentukan panjangnya leher knalpot dulu:

L = (850 x ET) / Max RPM - 3
L = (850 x 60) / 10.000 - 3
L = 51.000 / 9.997
L = 5,10153 inci
L = 129,5 mm

Sekarang kita cari diameter leher knalpotnya :

 D = akar [ cc / ((L+3) x 25) ] x 2,1
 D = akar [ 130 / (( 5,10153 + 3) x 25) ] x 2,1
 D = akar [ 130 / ( 8,10153 x 25 ) ] x 2,1
 D = akar [ 130 / 202,53825 ] x 2,1
 D = akar 0,64185 x 2,1
 D = akar 1,34789
 D = 1,1609 inci
 D = 29,489 mm

Jadi leher knalpot ideal untuk jupiter 130cc peak power 10.000rpm adalah panjang 129,5mm dengan diameter 29,5mm.

NB : Untuk motor harian peak power cukup di kisaran 7.000 s/d 8.000rpm saja, tapi kalau mau tinggi ya terserah anda sih hehehehe.
Readmore → Rumus Menentukan Panjang Dan Diameter Leher Knalpot

Sunday, February 28, 2016

Modifikasi CB Racing Genit Mas Har

"Ancene hobi seher tambah suwe tambah gedi, stroke tambah sue mundak dowo"
Pertama ya CB 160 terasa enak, ada rejeki apa salahnya dibikin CB sport 200, dlalah rejekine tambah akeh tambah maning jadi cb racing genit mas har berkubikasi 250cc. Nah lho ini fakta motor kencang berbanding lurus dengan rejeki, semakin kenceng motormu semakin kuenceng pula rejekimu.
Blawus lek-lek.... NGeyel ae dikandani wong tuek, logikanya semakin tinggi obsesimu pada motor semakin giat pula etos kerjanya buat ngumpulin duwit ya toh...? kalau dari muda sudah biasa ngumpulin duit saat tua pasti jadi orang kaya. ngono lo lee..

wis kembali ke laptop saiki.
Puji syukur pada tuhan yang maha esa CeMeTGarage masih dipercaya memoles CB seksi ini. Horeee....

kruk as tossa dipadu piston scorpio
Berbekal kruk as tossa stroke 62mm dan piston scorpio os50 didapat kubikasi 242cc dirasa cukup memuaskan hasrat pemilik motor akan kecepatan dan akselerasi kuat. Untuk meladeni piston jumbo katub alias klep wajib di upgrade untuk mendapat evisiensi volumetrik yang maksimal, kita pilih 33mm klep in dan 30mm klep ex.

klep in 33mm ex30mm
Porting polish adalah hal penting yang tak boleh dilewatkan, dengan setulus hati dan penuh perasaan raungan bor tune mengikis sedikit demi sedikit dinding port hingga bentuk dan ukurannya sesuai keinginan.

mulus macam paha awewe hehehe

Next pengatur pernafasan alias noken as dibikin menyesuaikan karakter dan permintaan owner durasi agak panjang sikit dikisaran 260 derajat in dan ex cocok buat touring, nafas panjang gak ada habisnya ngisi terus hehehe

noken halus, maknyus

masalah pengkabutan ditangani PE28 yang sudah direamer 33mm, lumayan.

engine telah diinstal ke rangka
Yang pake kaos abu-abu sang owner cb genit tampak gelisah tak sabar ingin mencicipi masakan dapur pacu CeMeTGarage hahaha....

Monggo dipanteng gambare boleh dicopy rubahannya, video suara motornya tak upload next time ae nek pas koneksine banter :D


Readmore → Modifikasi CB Racing Genit Mas Har

Monday, November 30, 2015

TIPS MENINGKATKAN RESPON KARBURATOR VACUM

Selamat sore kawan hehehe lamo tak jumpo buat ambo kangen jgagagaga....
Lama tidak posting artikel baru bikin ambo merasa bersalah pada kawan semua karena tidak berbagi, sekalipun tulisannya katrok alias ndeso yang namanya ilmu atau pengalaman sekecil apapun akan jauh lebih manfaat kalau di bagi ke sesama. Untuk itu bro sis  semua kalao ada artikel yang perlu di ralat monggo di benerin biar tidak menyesatkan hehehe

Kali ini ambo pengen share pengalaman mengatasi masalah respon pada karbu vakum. Seperti kita ketahui karbu vakum bekerja sesuai daya hisap atau kevakuman yang ditimbulkan mesin, jadi gerak naik turun skep karbu tidak lagi di atur langsung oleh grip gas sementara untuk kompetisi maupun bagi anda yang ingin lebih tentu iini jadi salah satu masalah. Lha terus grip gas narik apa dong...???  yang ditarik grip gas adalah butterfly alias katup di depan skep yang mengatur buka tutup gas. Jadi ketika butterfly di tarik grip gas kevakuman mesin menghisap udara melewati skep karbu kemudian kevakuman inilah yang mengangkat skep karbu dan memungkinkan terjadinya pengkabutan oleh karbu. Nah hal inilah yang membuat respon karbu vakum cenderung lebih lambat dari karbu konvensional biasa karena karbu biasa skepnya langsung ditarik grip gas sementara karbu vakum menunggu hisapan mesin.

Biar lebih gamblang monggo di simak simulasi berikut. :
Dari simulasi diatas bisa diketahui ada tiga hal yang mempengaruhi respon buka'an skep yaitu kevakuman mesin, kekenyalan pir skep dan diameter lubang sirkulasi skep. Nah dari gambaran singkat diatas berarti ketika kita menginginkan respon yang lebih cepat dari karbu ini maka ada tiga hal pula yang bisa kita ubah yakni kekenyalan pir skep semakin lembek pir maka semakin cepat pula respon karbu hal ini bisa didapat dengan memotong pir skep atau mengganti dengan pir yang lebih pendek, semakin besar lubang sirkulasi skep semakin cepat pula respon karbu hal ini bisa didapat dengan membesarkan lubang sirkulasi klep menggunakan bor, dan yang terakhir adalah kevakuman mesin semakin besar kevakuman yang dihasilkan maka semakin responsip karbu. Sebagai catatan hal-hal yang mempengaruhi kevakuman mesin adalah kapasitas mesin atau cc dan juga lebar klep dan porting itu sendiri, jadi ketika sebuah mesin telah mengalami kenaikan kapasitas silinder ataupun juga pelebaran klep maka kevakuman yang di hasilkan semakin besar pula. Setelah ubahan dilakukan wajib hukumnya penyesuaian airscrew atawa angin-angin karbu, untuk perawatan karbbu dan setting airscrew monggo disimak disini.

Kesimpulannya bila kapasitas mesin dan klep motor kita standar maka untuk mendapat respon yang lebih baik dari karbu kita bisa memotong pir skep atau memperbesar lubang sirkulasi skep, tapi apabila mesin sudah diupgrade kekapasitas yang lebih besar dan bahkan sudah diperbesar klep dan portingnya maka penyesuaian pada pir dan lubang sirkulasi skep tidak diperlukan karena bila nekad di sikat juga maka bukan respon yang cepat tapi malah brebet gak karuan tu karbu hehehehe karena kevakuman yang tinggi oleh mesin kapasitas besar sudah membuat kecepatan gerak naik skep meningkat drastis.

Sekedar info hal ini kita dapat dari research yang kami lakukan pada pacuan balap kami heheehhe sok racing gue...  but btw moga bermanfaat...


Readmore → TIPS MENINGKATKAN RESPON KARBURATOR VACUM

Sunday, August 9, 2015

MODIF CASIS HONDA SUPRA125 ATAU KARISMA 200CC DRAG

Bulan puasa membawa berkah mungkin adalah ungkapan yang pas buat CeMeTGarage karena dibulan yang penuh berkah tersebut kami mendapat mainan baru sebagai pacuan andalan di ajang dragbike Jatim. Sesuai judul, motor tersebut adalah honda supra125 eks pacuan bengkel lain yang sudah lama nganggur. Kesan pertama melihat motor ini waduh rangka udah di potong2 shock depan gl max (masya allah) model ala dragbike  tapi bobotnya kok masih berat banget hhmmm....

Tanpa pikir panjang langsung ja kita lets go hancurin hehehehe rangka belakang motor berupa pipa kita potong abis sampai rangka tengah kita bikin ulang dudukan jok menggunakan pipa besi yang lebih kecil sekaligus merubah dudukan shock belakang menjadi mono dengan alasan supaya lebih ringan kita caplok punya mx. Pun shock depan tak luput dari jarahan. Ukuran shock dan garpu depan gl max yang gambot dinilai terlalu berat so kita gusur ganti kepunyaan adik si max siapa lagi kalau bukan gl100 hehehehe (konsep murmerceng) pipa atas sang adik pun kita potong 7cm biar tingginya pas.

proses las di bengkel sederhana kita

Disini kemampuan las kita diuji hehehe walau belepotan alhamdulillah tetap kuat dan lulus uji seting ratusan kali. Setelah putus sambung casis biar lebih ringan lagi, rangka utama kita bolong-bolongin biar gak masuk angin :D. Dan setelah sebulan penuh berpusa eh... modif casis akhirnya jadilah bentuk seperti yang diinginkan.



Oke bro sis sekian dulu mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi buat kita semua. Untuk engine kita bahas lain waktu..
Readmore → MODIF CASIS HONDA SUPRA125 ATAU KARISMA 200CC DRAG

Wednesday, March 25, 2015

Motor Harian di Pakai Di Event DragBike Resmi. Why not...!!!!!

Alkisah bro pengkik yang demen balap ngebet banget bisa tampil di event resmi DragBike walau sekedar meramaikan event tanpa target podium, pengen banget merasakan sensasi seramnya event resmi yang mana di situ berkumpul para joki dan tuner kenamaan yang saling beradu strategi dan kepiawaian mentune up motor. wow.. pasti seru
Tapi masalahnya do'i yang masih bujang dan pengangguran ini mengeluhkan isi kantongnya yang tipis wkwkwkwk tapi pengen bisa tampil di event resmi dan gak malu-maluin alias jangan sampai finish di urutan paling buncit jadi do'i pun konsultasi di CeMeTGarage.

Dari situ kita mulai memikirkan langkah strategis bermodal satria fu yang biasa di pakai rawa riwi ini, pertama menentukan kelas yang akan diikuti jangan sampai salah kelas karena akan fatal hehehe bayangin aja jika fu standar masuk kelas tune up wew bisa di pastikan akan jadi bahan ketawaan hehehe  so idealnya kelas yang diikuti adalah fu standar s/d 155cc. Selanjutnya kita lihat di kelas ini apa saja yang boleh di sentuh oleh tangan tangan gatel tuner amatir macam kita orang ini hehe, supaya irit duit hanya beberapa saja yang kita sentuh itupun modif bukan beli part racing sesuai dengan filosofi MURMERCENG diantaranya

  1. Memperbarui desain noken as (wajib buat saya) durasi di bikin lebih tinggi di kisaran 250 derajat, lifter naik 1mm (Rp 350.000).
  2. Lubang porting di bentuk ulang lebih landai dan sedikit lebih lebar (Rp 150.000)
  3. Bubut magnet sebanyak 2mm(Rp 30.000)
  4. Spul pengisian di lepas
  5. Menanggalkan semua asesoris motor yang berpotensi mengurangi bobot motor
  6. Pemakaian busi dengan ujung lancip membantu percikan api tetap fokus dan rapat(Rp 30.000)
  7. Papas seher bagian depan selain dapat meningkatkan kompresi juga mengurangi bobot dan memperdalam coakan klep sebanyak 1,5mm (Rp 30.000)
  8. Papas blog hingga ketemu kompresi 13,7:1 (Rp 30.000)
Sebenarnya kalau masih ada budget dan waktu masih ada beberapa item yang bisa di eksplore seperti reamer karbu, aplikasi seher cbr150 menjadikan kapasitas engine genap 155cc(Rp 165.000 merk NPP :D), memperbaiki stroke ratio dengan pemasangan stang seher tiger (Rp 100.000 kw hehe), pasang ban khusus Drag (paling murah mizzle hydra Rp 280.000), lebih lengkap regulasi teknis kelas ini bisa dilihat di sini,Tapi apa boleh buat waktu persiapan yang tak lebih dari 6 hari dan budget yang terbatas sementara ini dulu di event bulan depan akan di cicil lagi risetnya yakinnya hehehe. Salut deh semangatnya bro pengkik

Dan hasilnya best time yang di dapat di DragBike seri ke 2 Di sirkuit bypass juwet mojoagung Jombang 9,5sc sukur alhamdulilah ternyata masih banyak yang 10sc hehehe target tercapai, next season di harapkan mampu memangkas 0,5sc.

Team prepare

Noken as sakti hehehe

Readmore → Motor Harian di Pakai Di Event DragBike Resmi. Why not...!!!!!

Regulasi Bebek standar 155cc pemula Jatim/ FU standar

Bagi brader  semua yang pengen tampil di event resmi tapi masih bingung dengan regulasi teknis DragBike resmi kelas bebek standar 155cc pemula berikut penulis coba berbagi info yang di dapat dari salah satu event organiser DragBike di Jatim monggo di kunyah kunyah hehehe :
  • Arm bebas
  • Body motor tidak boleh di bor
  • CDI bebas
  • Gigi Rasio bebas
  • Knalpot tampak luar standar
  • Karbu tampak luar standar
  • Spul bebas
  • Magnet Standar boleh di bubut/ magnet harus ada
  • Kapasitas motor max 155cc
  • Noken as bebas
  • Manifold standar
  • Oil cooler wajib terpasang
  • Tangki BBM standar
  • Slebor depan wajib ada
Semoga bermanfaat....
Readmore → Regulasi Bebek standar 155cc pemula Jatim/ FU standar

Hasil Drag Bike Jombang di sirkuit baypass Juwet Mojoagung 22 maret 2015

Paddock CeMeTRacing
 
 
1 DB 1 BEBEK TU 4T 130 CC (POINT)
  1. 89/ YOGI KEYCOT/ MPK SPEED INDON/ MADIUN/ VEGA/ 8.236   
  2. 45/ JHON PK/ CN CLIN WIJAYA/ PAMEKASAN/ VEGA/ 8.291   
  3. 72/ ADI S TUYUL/ V REINS ADC BALI/ PANDAAN/ JUPITER/ 8.308   
  4. 177/ RICKO BOCHEL/ SJRT UYE UYE/ SURABAYA/ JUPITER/ 8.313   
  5. 14/ YOPI NEXCOMM/ KARYA BERSAMA NEXCOMM/ TRENGGALEK/ YMH/ 8.331   
             
2 DB 3 SPORT TU 2T RANGKA STANDART 155 CC (POINT)
  1. 89/ YOGI KEYCOT/ MPK SPEED INDON/ MADIUN/ NINJA/ 7.398   
  2. 28/ MUSLI WURIH/ MPK SPEED INDONESIA/ JOGJA/ NINJA/ 7.449   
  3. 48/ DADANK JAPRONK/ FRC REAGEN/ KEDIRI/ NINJA/ 7.525   
  4. 90/ FANDI PENDOL/ R2Z CEKER SPEED/ SEMARANG/ NINJA/ 7.531   
  5. 72/ ADI S TUYUL/ RANDUMAS JMF/ PANDAAN/ NINJA/ 7.534   
             
3 DB 2 BEBEK TU 4T 200 CC (POINT)
  1. 45/ JHON PK/ IP 93 P2AR KETE CONKS/ PAMEKASAN/ SATRIA FU/ 7.354 
  2. 89/ YOGI KEYCOT/ SUMBER ALAM GJ/ MADIUN/ 7.417   
  3. 26/ ERWIN SREDEX/ CMT MARKIPAT YURISKA/ SZK FU/ 7.443   
  4. 177/ RICKO BOCHEL/ CMT MARKIPAT YURISCA/ SURABAYA/ SZK FU/ 7.477
  5. 81/ ARIF TIJIL/ VRG KEDIRI/ SATRIA FU/ 7.482   
             
4 DB 4 MATIC TU 200 CC (POINT)
  1. 72/ ADI S TUYUL/ ANEKA MTR MALANG/ PANDAAN/ 7.603   
  2. 45/ JHON PK/ KEN 77 SPEED SHOP/ PAMEKASAN/ 7.677   
  3. 14/ YOPI NEXCOMM/ KARYA BERSAMA NEXCOMM/ TRENGGALEK/ MIO/ 7.715   
  4. 108/ CHAKA BOLO/ SJRT UYE-UYE/ BOJONEGORO/ YMH MIO/ 7.798   
  5. 26/ ERWIN SREDEX/ KEN 77 SPEED SHOP/ 7.849   
             
5 DB 15 BREKET 9 DETIK
  1. 45/ JHON PK/ JURAGAN KERAMIK MOJOKERTO/ PAMEKASAN/ BEAT/ 9.000
  2. 144/ RIZKY MARUCIEL/ HJNS KETE2 TOP TULUNGAGUN/ FIZ R/ 9.016
  3. 42/ M RIZAL/ ATS ZAM RID / GRESIK/ NINJA/ 9.041   
  4. 68/ TRIA UNN/ RONET WEL-WEL UNN/ KEDIRI/ 9.074   
  5. 123/ PUTRA BOCIL/ SARI AGUNG YN SPEED/ KEDIRI/ 9.084   
             
6 DB 20 SPORT TU 2T RANGKA STD 155 CC PEMULA JATIM
  1. 142/ ADIT COCO/ FRC REAGEN/ KEDIRI/ NINJA/ 7.642
  2. 15/ ERIC UMBEL/ AFS SPEED BONCU/ 7.715   
  3. 9/ ADI UCIL/ PAR KAJI YANTO/ NGORO/ 7.827   
  4. 17/ AKIR CAKAR/ HJNS KETE2 TOP/ BLITAR/ NINJA/ 7.834   
  5. 41/ DIMAS/ KARYA BERSAMA NEXCOM/ NGANJUK/ KWS NINJA/ 7.840   
             
7 DB 19 BEBEK 2T STD 116 CC PEMULA JATIM
  1. 1/ DAVI MINI/ DIKI GULA JAYA T. AGUNG/ 8.577   
  2. 94/ FARIS GIMBES/ Y2TB GURAMI / T. AGUNG/ 8.837   
  3. 200/ HARI AMC TRITURA/ AMC TRITURA/ SIDOARJO/ 8.861   
  4. 192/ IQBAL GIMBAL HJNS KETE2 TOP/ KEDIRI/ YMH FIZ R/ 8.862   
  5. 179/ RIJA BAJOEL/ DNR SF201 / T. AGUNG/ YMH FIZ R/ 8.902   
             
8 DB 17 BEBEK STD 4T 155 CC PEMULA JATIM
  1. 156/ ANDRE DWI/ JM SMURF/ MOJOSARI/ FU/ 8.557   
  2. 1/ DAVI MINI/ CMT MARKIPAT YUISCA/ T. AGUNG/ SATRIA FU/ 8.566   
  3. 84/ ADE MRONKY/ JUGALA RF JRT 48 TMTN UHH/ KEDIRI/ SATRIA FU/ 8.572
  4. 107/ RIDHO PRAKAS/ RONDO ROYAL TOP/ KEDIRI/ 8.688   
  5. 106/ HAFID GRP/ KEN 77 SPEED SHOP/ BOJONEGORO/ 8.824   
             
9 DB 10 BEBEK STD 2T 116 CC
  1. 45/ JHON PK/ DNR FEAT SF 201/ PAMEKASAN/ YMH FIZ-R/ 8.517   
  2. 81/ ARIF TIJIL/ Y2TB GURAMI/ KEDIRI/ / 8.617   
  3. 60/ AGUNG UNYIL/ AMC TRITURA IP 93 KETE KETE/ SURABAYA/ FIZ/ 8.693
  4. 102/ NYO PREDATOR/ TOKO MAS SRI DEWI/ PROBOLINGGO/ FIZR/ 8.717
  5. 10/ ADI PLENTIS/ KETE02 MURNI TKI GAS POLL/ TENGGALEK/ YMH FIZ/ 8.729   
             
10 DB 18 BEBEK TU 4T 200 PEMULA JATIM
  1. 49/ DIMAS KAMPRET/ JUGALA RF OVER RACE/ JOMBNAG/ 7.818   
  2. 9/ ADI UCIL/ IP93 P2AR KETE2 CONKS/ NGORO/ SATRIA FU/ 7.865   
  3. 184/ DIMAS KEKEK/ KARYA BERSAMA DESSY/ NGANJUK/ 7.873   
  4. 65/ ARDIAN KANCIL/ CMT FEAT SF201/ TULUNGAGUN/ SATRIA FU/ 8.063 
  5. 1/ DAVI MINI/ CMT MARKIPAT YUISCA / T. AGUNG/ SATRIA FU/ 8.064   
             
11 DB 13 SPORT TU 2T 140 CC 
  1. 81/ ARIF TIJILRAMI/ RANDUMAS JMF/ KEDIRI/ YMH TOUCH/ 7.409   
  2. 18/ GALANG RISKY/ B-JOS MPK SPEED INDONESIA / SURABAYA/ RXZ / 7.460   
  3. 176/ PRIMA F/ B-JOS JAYA ABADI PALEMBANG/ SURABAYA/ TOUCH/ 7.462
  4. 89/ YOGI KEYCOT/ MPK SPEED INDON/ MADIUN/ TOUCH/ 7.470   
  5. 60/ AGUNG UNYIL/ VREINS ADC BALI/ SURABAYA/ RXZ/ 7.534   
             
12 DB 7 BEBEK STD 4T 155 CC 
  1. 84/ ADE MRONKY/ JUGALA RF JRT 48 TMTN UHH/ KEDIRI/ SATRIA FU/ 8.568
  2. 1/ DAVI MINI/ CMT MARKIPATYURISCA/ T. AGUNG/ SATRIA FU/ 8.577  
  3. 72/ ADI S TUYUL/ GRAHA NIRWANA RIPLEYS/ PANDAAN/ FU/ 8.583   
  4. 56/ ANDRE NDOWEH/ JM SMURF/ MOJOSARI/ FU/ 8.670   
  5. 123/ PUTRA BOCIL/ SAKA MOVE ON GIMB BOY/ KEDIRI/ FU/ 8.673   
             
13 DB 16 BEBEK TU 4T 115 CC PEMULA JATIM
  1. 107/ RIDHO PRAKAS/ CN ALIN WIJAYA/ KEDIRI/ 8.793   
  2. 49/ DIMAS KAMPRET/ WIJAYA OVER RACE/ JOMBANG/ 8.894   
  3. 133/ DIMA ACIL/ SMRT BOSS JUFREN CREAMPIE MBWS/ BOJONEGORO/ CRYPTON/ 9.042   
  4. 163/ BUDI MOMOK/ B2 SPEED/ GRESIK/ JUPITER/ 9.097   
  5. 128/ RENDY PS/ IMA AMS DOUBLE POWER N 125/ BANGKALAN/ JUPITER/ 9.103   
             
14 DB 22 NINJA STD LOKAL MOKER-JOMB 
  1. 225/ ARIES PERCIL/ RANDUMAS JMF/ JOMBANG/ NINJA/ 7.768   
  2. 9/ ADI UCIL/ PAR KAJI YANTO/ NGORO/ 7.774   
  3. 199/ FERDY RANDEX/ RANDUMAS JMF/ NINJA/ 7.820   
  4. 96/ VENDI IYEM/ MOJOKERTO/ 7.908   
  5. 166/ DIMAS RANDEX/ RANDUMAS JMF/ JOMBANG/ NINJA/ 7.961   
             
15 DB 6 BEBEK TU 4T 155 CC 
  1. 48/ DADANK JAPRONK/ JUGALA RF CONGS 48/ KEDIRI/ SATRIA FU/ 7.893 
  2. 72/ ADI S TUYUL/ RAMAJAYA DS7/ PANDAAN/ 7.903   
  3. 81/ ARIF TIJILRAMI/ SAKA MOVE ON GIMB BOY/ KEDIRI / FU/ 7.915   
  4. 123/ PUTRA BOCIL/ SAKA MOVE ON GIMB BOY/ KEDIRI/ FU/ 7.928   
  5. 177/ RICKO BOCHEL/ RAMAJAYA DS7/ SURABAYA/ 7.945       

Readmore → Hasil Drag Bike Jombang di sirkuit baypass Juwet Mojoagung 22 maret 2015