Showing posts with label Extrem. Show all posts
Showing posts with label Extrem. Show all posts

Sunday, August 9, 2015

MODIF CASIS HONDA SUPRA125 ATAU KARISMA 200CC DRAG

Bulan puasa membawa berkah mungkin adalah ungkapan yang pas buat CeMeTGarage karena dibulan yang penuh berkah tersebut kami mendapat mainan baru sebagai pacuan andalan di ajang dragbike Jatim. Sesuai judul, motor tersebut adalah honda supra125 eks pacuan bengkel lain yang sudah lama nganggur. Kesan pertama melihat motor ini waduh rangka udah di potong2 shock depan gl max (masya allah) model ala dragbike  tapi bobotnya kok masih berat banget hhmmm....

Tanpa pikir panjang langsung ja kita lets go hancurin hehehehe rangka belakang motor berupa pipa kita potong abis sampai rangka tengah kita bikin ulang dudukan jok menggunakan pipa besi yang lebih kecil sekaligus merubah dudukan shock belakang menjadi mono dengan alasan supaya lebih ringan kita caplok punya mx. Pun shock depan tak luput dari jarahan. Ukuran shock dan garpu depan gl max yang gambot dinilai terlalu berat so kita gusur ganti kepunyaan adik si max siapa lagi kalau bukan gl100 hehehehe (konsep murmerceng) pipa atas sang adik pun kita potong 7cm biar tingginya pas.

proses las di bengkel sederhana kita

Disini kemampuan las kita diuji hehehe walau belepotan alhamdulillah tetap kuat dan lulus uji seting ratusan kali. Setelah putus sambung casis biar lebih ringan lagi, rangka utama kita bolong-bolongin biar gak masuk angin :D. Dan setelah sebulan penuh berpusa eh... modif casis akhirnya jadilah bentuk seperti yang diinginkan.



Oke bro sis sekian dulu mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi buat kita semua. Untuk engine kita bahas lain waktu..
Readmore → MODIF CASIS HONDA SUPRA125 ATAU KARISMA 200CC DRAG

Thursday, March 12, 2015

Teknik aplikasi klep diameter besar

Penggantian klep diameter besar dimaksudkan untuk meningkatkan asupan gizi ke ruang bakar sehingga memungkinkan untuk memaksimalkan energi motor, tapi mengganti klep diameter besar bukan tanpa kendala dimensi head motor bebek yang relatif kecil menjadi kendala utama karena daun klep yang lebar butuh ruang lebih sehingga diperlukan penambahan daging head agar daun klep tidak nongol keluar. Sebenarnya ada cara lain selain menambal permukaan head yang tersambung ke blok yaitu dengan menempatkan klep lebih masuk ke dalam tapi menurut saya cara ini kurang efektif karena akan berpengaruh pada bentuk lekuk porting yang terlalu tajam dan berakibat pada tidak maksimalnya evisiensi volumetrik. Selain itu keuntungan dengan teknik ini adalah jarak daun klep in dan ex bisa di buat sebesar mungkin sesuai kebutuhan sehingga kita lebih bebas menerapkan durasi noken yang lebih lebar dengan over lap klep setinggi-tingginya hehehe ingat semakin lebar over lap semakin tinggi peak power yang di dapat (sesuai kebutuhan tentunya).

Maaf bro semua kalo penjelasannya susah di fahami karena saya juga bingung memilih kata2 yang tepat hehehe semoga gambar yang saya lampirkan memudahkan pemahaman apa yang saya maksut


Ruang bakar lega (low compretion) aman buat harian

Penambalan setebal 2,5mm (bisa lebih) bebas aplikasi klep diameter besar

Maaf gambarnya jelek hehehe

Lebih leluasa membentuk lekuk porting

Readmore → Teknik aplikasi klep diameter besar

Tuesday, December 23, 2014

Modif Honda GL 100 Dua Silinder Ltwin Part II

Positng  kali ini adalah kelanjutan dari MODIF HONDA GL 100 DUA SILINDER (Ltwin) Part I.
Selanjutnya diperlukan perhitungan khusus untuk menentukan berat magnet, selain sebagai sumber listrik magnet juga bisa digunakan sebagai balancer yang bisa meminimalisir getaran dan juga memaksimalkan torsi. Mengingat isi silinder yang melonjak drastis masalah yang satu ini bila tidak jeli bisa dipastikan motor bakal lompat2 macam rodeo hehehe tenaganya liar dan sulit dikendalikan.
Mesin Ltwin tampak samping kiri

 Penentuan berat bandul sangat menentukan karakter motor terutama torsi, kalau terlalu ringan memang enak saat di geber2 suaranya cepet banget naik tapi torsi kurang di atasnya begitupun sebaliknya. so untuk menentukan bobot tergantung karakter si empunya motor suka yang kayak gimana tinggal atur aja. Semakin berat semakin besar torsi tapi mengurangi akselerasi perhitungan ini tidak di dasarkan pada bobot asli kruk as dan magnet tapi keduanya telah di tambah bobot 30% dari total bobot kruk as dan magnet yang mana penambahan tersebut menjadi patokan awal standar penambahan berat yang ideal menurut penulis berdasarkan riset modif dua silinder dan penyesuaian counter balance kruk as.

Ada beberapa cara yang bisa di tempuh untuk mengatur bobot bandul yakni dengan mengurangi (bubut) ataupun menambah (tambal) bobot dan atau diameter magnet dan hal yang sama bisa dilakukan pada kruk as. Kalau di tanya berama gram idealnya saya tidak tahu pasti karena nggak punya timbangan digital cuma mengandalkan perasaan saja hehehe jadi kalau di tes terasa kurang berat ya bongkar lagi, tambal lagi sampai ketemu yang dirasa pas.

Penambahan bobot magnet kira2 500gram bikin maknyus

Satu lagi yang gak kalah penting dalam pemilihan karburator usahakan satu jenis dan satu merk agar di dapat setting yang benar2 sama, kalau tidak sama dipastikan stasioner kacau dan tidak bisa langsam getaran pun semakin kuat terasa. Jetting dan setting skep harus sama kecuali setelan angin2 agak sedikit beda jika panjang leher knalpot tidak sama, untuk hasil yang maksimal mesin di tes satu persatu, kecuali setting bukaan skep harus secara bersamaan sampai terdengar stereo yang balance.

Oke bro sis sampai di sini dulu kalau ada yang mau sharing monggo..

mesin Ltwin tampak samping kanan


Berikut saya lampirkan video suara motor hasil modipan dengan knalpot seadanya hehehehe


Mesin Ltwin telah di instal

 
first start setting karbu belum rata





Readmore → Modif Honda GL 100 Dua Silinder Ltwin Part II

Thursday, November 27, 2014

Modif Honda GL100 dua silinder (Ltwin) 320cc

Sebenarnya kami sudah lama ingin membuat modifikasi ini tapi terhalang dana dan peralatan yang kurang, tapi Alhamdulillah dengan tekad yang kuat akhirnya bisa juga mengerjakan proyek ini walau dengan peralatan seadanya. Obsesi utama kami sebenarnya adalah keinginan untuk merasakan sensasi motor multi silinder yang notabene tidak ada yang murah dan belum terjangkau kantong penulis hehehe. Bahan dasar yang kita gunakan disini adalah Honda GL100 keluaran tahun 1982, alasan kita pake motor ini ya apa lagi kalau bukan harganya yang murah dan spare part yang mudah dicari dan terjangkau karena sebenarnya pake motor yang berumur lebih muda pasti akan lebih sip lagi termasuk matic pun oke juga.


proses pengecatan
Pertama yang harus dilakukan adalah menentukan derajat kedua silinder apabila di tentukan silinder yang pertama mempertahankan aslinya maka kita tinggal menentukan derajat silinder kedua dihitung dari silinder pertama, disini penulis memilih 85derajat biar mirip ducati yang setia pake 90derajat hehehe. Posisi silinder pertama dan keduapun tidak lurus, selisih 8,5mm jadi silinder kedua agak bergeser kesebelah kiri mengikuti penempatan stang seher yang sejajar.

 Akan tetapi inti dari semuanya adalah pengelasan pada dudukan silinder pengerjaanya harus rapi dan padat supaya terjamin kekuatannya. Untuk hasil yang maksimal dibutuhkan las argon tapi karena mahalnya peralatan las tersebut kita akali menggunakan las asitelin biasa yang penting hasilnya padat dan kuat. Setelah itu kita rapikan menggunakan bor tune dan gerinda untuk menyesuaikan bentuk dudukan blok yang sesuai seperti yang kita inginkan terakhir finishing menggunakan mesin bubut dan frais, pada proses ini pastikan pengerjaanya benar2 rapi dan halus untuk memastikan kerapatan bagian2 mesin agar oli tidak bocor.

Selanjutnya menentukan sistem kelistrikan, disini kita diwajibkan menggunakan pengapian DC agar tidak ribet mikir penempatan spul karena dengan sistem DC kedua CDI cukup mengambil arus dari accu  dan accu mendapat suplai listrik cukup dari satu sepul. Kalu maksa pakai sistem AC maka kita akan puyeng mikir spul pengapian yang harus ada dua pula, lagian udah nggak populer lagi pengapian model AC hehehe.. Disini kita memilih pakai CDI GLmax atau seri lebih tinggi yang semuanya sudah menganut sistem pengapian DC untuk memudahkan setting, tapi kalau mau pake yang lain juga sah-sah saja.

Sebagai catatan sebaiknya gunakan regulator fullwafe dan gunakan spul yang memiliki jumlah karen 8 atau lebih supaya stationernya mantap dan aki gak tekor.

Spesifikasi lengkapnya klep kita adopsi ukurannya Tiger, seher pake megapro yang punya diameter sama denga Tiger tapi atapnya lebih jenong sehingga kompresi lebih maximal, noken as sakti durasi pendek saja sudah cukup karena kapasitas mesin yang cukup besar jadi pada rpm yang tidak terlalu tinggi laju motor sudah kenceng, macam scorpio atau lebih kerennya biar kaya harley yang gak butuh rpm tinggi untuk mencapai top speed, dengan gigi primer skunder mega pro dan final gear 16/33 pada 6000rpm speed sudah mencapai 100kpj lebih. Stroke honda GL 100 sama dengan GLmax dan MegaPro maka per silindernya mempunyai kapasitas 160cc bila kita kalikan dua maka total kapasitas mesin melinjak menjadi 320cc wow.... Ajib-ajib maknyus Kalau pengen lebih juga boleh.

Penampakan motor sebelum jadi Ltwin

My lovely Ltwin


Huaaaaah... dah ngantuk kita lanjut besok di "part II"  ya gak tahan soalnya hehehe

Upgrade knalpot 20-12-15

Readmore → Modif Honda GL100 dua silinder (Ltwin) 320cc

Monday, November 17, 2014

Motor Berbahan Bakar LPG (Membuat LPG Konverter Kit)

Harga BBM yang mahal emang bikin puyeng, apalagi buat orang yang aktifitas sehari-hari selalu menggunakan motor tinggal ngitung aja rata2 motor yang irit 1liter bisa buat 40 ssampai 60 km lebih dari itu berati musti tambah duit lagi hehehehe kalau motor dibikin lebih irit lagi waduh kasian motornya kelaperan dah gitu akselerasi pasti jadi loyo top speed ikut-ikutan drop HADEW.. Keadaan seperti ini membuat penulis berfikir untuk mencari solusi yang maknyus yakni mencari Bahan Bakar Lain yang lebih ekonimis tentunya.

Dalam hal ini penulis merasa Gas LPG termasuk salah satu yang oke selain harganya yang murah juga karena lebih mudah di dapat hampir di semua toko kecil maupun besar ada jadi gak repot belinya. Pertanyaanya kemudian Bisa Gaak....??? Secara teori tentu bisa bahkan ini bukan ide yang pertama penulis sudah mendengar desas-desus motor LPG bahkan sejak 2012 silam, tapi entah kenapa kok sepertinya kurang dapat perhatian dari masyarakat alias kurang diminati padahal menurut ane spek dari gas yang atu ini oke punya bro... selain punya nilai oktan yang cukup tinggi juga lebih murah yaa mungkin masih belum sempurna kali ya atau dinilai ribet gitu.

Dari pada penasaran mending kita lets go cobain langsung sensasinya.. secara singkat dan sederhana ane akan beberin motor LPG konverter ane.
Pertama siapkan :
          ~ karbu yang akan dimodif
          ~ Selang Gas
          ~ Tabung LPG
          ~ Regulator yang ada kontrol debitnya (hight Pressure Regulator)
Pada prinsipnya adalah sama dengan cara kerja BBM biasa yang membedakan hanya kalau bensin baru bisa masuk mesin jika terjadi daya hisap oleh mesin sedangkan gas sudah memiliki tekanan tertentu sehingga harus di pastikan gas sepenuhnya masuk mesin tak ada yang nyrobot keluar biar aman dan terhindar dari resiko kebakaran.

Pertama tutup rapat semua lubang yang bisa tembus kepenampung bensin dikarbu kecuali lubang pilot jet, main jet, ventilator, dan setelan angin tujuannya agar tidak ada gas yang keluar dari karbu, kalupun ada cuma sedikit akibat efek over lap noken as sih gak apa2 bro.. terus jalur masuk gas ke karbu masih sama yakni lewat jalur ventilator tapi pelampung dan ventilatornya tidak usah di pasang karena sudah tidak bisa difungsikan lagi, gunakan selang yang bagus  dan sambungkan ke tabung gas memakai redulator yang ada stelannya atau untirannya wakakakakakaa.....

Sampai tahap ini bila karbu langsung di pasang motor harusnya sudah bisa menyala tinggal setting stelan angin, jarum skep, dan debit gas yang dikeluarkan tabung. Urutanya cari campuran(udara dan LPG) yang pas dulu di gasingan atas atau gas polnya dengan cara memutar-mutar stelan regulator sembari motor di gas naik turun (naik smpai gas pol, turun sampai nutup atau bahasa jawanya di bleyer2) apabila gas polnya dirasa sudak maknyus berarti bukaan LPG sudah sip tinggal cari stationer dan gas tenganya, untuk stationer seperti biasa melalui angin2 dan untuk tengahnya melalui jarum skep. Apabila agan sebelumnya dah mahir setting karbu hasilnya pasti maknyus tapi kalau masih awam mending serahkan aja pengerjaanya kepada yang berwajib untuk mendapat hasil yang sempurna atau kalau tidak motor ente bakal batuk2, ngok, brebet, kaya kuda lumping jgagaga

Oh iya ane lupa biar aman tambahkan membran/vacum valve pada selang antara tabung dan karbu biar gasnya gak nylonong kalau mesinnya sedang mati, dan jangan lupa tutup stelan regulator jika motor akan berhenti untuk waktu yang lama misal saat malam hari. Alhasil di Suzuki Smash besutan bokap yang ane convert jadi LPG  masya Allah maknyus hehehe irit lagi dah seminggu lebih belum ganti tabung padahal saban hari di pakai kepasar, kesawah, jalan2, ketukang bubut, weleh-weleh tapi kalu ukuran pastinya ane belum ngitung tapi ane perkirakan satu tabung gas 3kg bisa mencapai 250km sampe 300km dengan asumsi motor yang dipakai jenis bebek 100cc s/d 110cc dengan pemakaian biasa alias tidak ngebut macam dragster. Dari sini bisa di tarik kesimpulan pemakaian gas jauuh lebih ekonimis tapi kelemahannya penempatan tabung dimotor, saran saya sih beli aja box bagasi yang nemplok di belakang jok buat naruh tabungnya biar secara pemandangan lebih gurih :D.

Aduuh ada lagi yang kelupaan hehehe tambahkan dua buah pengukur tekanan untuk mengetahui isi tabung dan tekanan yang dikeluarkan yaa.. kayak yang di tabung oksigen itu lho, gunanya biar tahu kalu isi tabung tinggal dikit so kita terhindar dari kehabisan gas ditengah jalan. Lha trus sisanya yang tinggal dikit gimana? sayanag kan kalu di buang?? gampang kasih aja ke emak buat masak hehehe.


NB : Sebaiknya dilakukan oleh mekanik yang mengerti sistem kerja mesin dan tabung gas LPG untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Gambar nyusul gan cz gadget gi rusak hehehe
Readmore → Motor Berbahan Bakar LPG (Membuat LPG Konverter Kit)