Thursday, December 24, 2015

Cara setting angin-angin karburator atau membersihkan karbu motor sendiri

Setting karbu atau bersih-bersih karbu merupakan pekerjaan ringan, tapi kalau gak tepat bisa kacau jadinya, kadang susah dihidupkan atau ndut-ndutan kalau diajak jalan. Buat brader yang masih awam dan ingin coba-coba bisa mengikuti tips ini yaa.. itung-itung belajar sambil penghematan gak usah ke bengkel hehehe apalagi yang filter karbunya udah dilepas wah cocok itu. Tapi kalau gak mau repot ya malah kebetulan bawa saja ke CeMeTGarage ntar kita sembur karbunya hehehe.

Oke langsung saja peralatan yang perlu disiapkan adalah : tang, obeng plus dan minus, pompa angin, rokok, dan kopi :D. Pertama cabut dulu selang bensin di karbu menggunakan tang kalau membran bensin masih bagus selang bensin tak usah disumbat karena gak bakalan keluar bensin , tapi kalau membran sudah rusak ya selangnya bisa disumbat menggunakan apa saja yang penting rapat. Kemudian Untuk karbu yang menggunakan manifol karet buka keling/kancing pengikat pakai obeng kalau manifolnya perunggu bisa gunakan kunci 8 atau 10. Setelah karbu copot buka baut kecil-kecil yang menutup penampung bensin pakai obeng plus, bautnya tiap karbu beda ada yang empat, ada yang tiga, bahkan ada yang cuma dua. Dalam artikel ini kebetulan yang kita pakai adalah karbu vakum satria fu tapi pada dasarnya semua karbu sama saja perlakuannya. Setelah terbuka penampakannya seperti gambar berikut.
anatomi karbu




Setelah tebuka langsung saja semua yang ada panahnya pada gambar diatas sampean buka pakai obeng, kalau jarang dibersihkan biasanya agak keras bukanya. Bersihkan bagian-bagian yang kotor terutama pilot dan main jet menggunakan sikat atau kuas dan jangan lupa pake bensin biar bersih, untuk maksimalnya gunakan kompresos untuk meniup lubang pilot dan main jet serta lubang-lubang yang ada di karbu baik lubang jet ataupun lubang ventilator (usahakan semua lubang dikarbu juga disembur hehehe) karena biasanya dilubang-lubang tersebut banyak kotoran nempel, kalau tidak ada kompresor bisa menggunakan pompa angin biasa kalau tidak punya ya pakai komprengor aja hahahaha (kompresi congor).

Untuk karbu vakum perlu juga dicek skep dan karet skepnya pastikan skep dalam kondisi baik tidak terlalu banyak lapisan teflon yang tergores kalau teflonya sudah banyak terkikis di jamin sering macet skepnya, pun dengan karetnya pastikan rapat dan tidak ada bocor atau bolong kalau ada kebocoran hhhmmm... tarikan motor loyo yo yo yo... karbu vakum memiliki respon yang lebih lambat ketimbang karbu biasa, untuk mengakalinya silakan simak di tips meningkatkan respon karbu vakum.

karet skep harus dalam kondisi baik/tidak bocor
Sebagai catatan karet karbu sebaiknya tidak terkena bensin karena pada dasarnya karet akan molor atau memuai jika terkena bensin walaupun sudah didesain agar tahan bensin oleh sononya dan jarum skep kalau tidak diperlukan tidah usah dilepas kecuali dianggap perlu penyesuaian (Apabila kancing atau klip jarum ditaruh pada nat paling bawah bensin semakin boros tapi tarikan makin yahud begitu pula sebaliknya) setiap jarum memiliki jumlah nat yang berbeda ada yang 3,4 dan 5.
jarum skep

Kalau sudah cling semuanya tinggal dirakit kembali seperti semula hati-hati buat pemula jangan sampai ada yang salah masangnya ya hehehe.


Terakhir dan yang paling penting setelah semua di pasang kembali dengan benar di motor adalah setting air screw atau stelan angin kalau bahasa jawanya, untuk menyetel dengan benar putar screw berlawanan arah jarum jam setengah putaran kemudian nyalakan mesin sambil gas ditahan putar baut stelan skep atau stelan idle searah jarum jam hingga kira-kira rpm mesin mencapai 2000 s/d 2500rpm lepaskan gas lalu putar lagi stelan angin berlawanan arah jarum jam sembari cari dan rasakan rpm semakin meninggi saat rpm sudah tidak naik lagi atau justru menurun kembalikan putaran screw pada titik rpm tertinggi lalu putar kembali baut stelan skep/idle screw berlawanan arah jarum jam untuk menentukan rpm idle yang ideal/stasioner (stasioner ideal adalah di rentang 1200 s/d 1500rpm dibawah itu pompa oli tidak bekerja maksimum saat idle)
Oke mas bro sekian dulu semoga bermanfaat .
karbu skep biasa
karbu vakum

NB: Setelan angin atau air screw pada karbu terkadang berbeda ada yang semakin dibuka (diputar berlawanan arah jaruk jam) semakin basah atau boros (biasanya pada karbu vakum dan keluarga gl) ada pula yang sebaliknya semakin dibuka semakin kering atau irit (pada karbu biasa kebanyakan), baiknya setting air screw setelah ketemu rpm tertinggi diputar kembali kearah basah seperdelapan putaran atau setengahnya seperempat supaya tidak susah dihidupkan saat pagi hari atau dingin.
Readmore → Cara setting angin-angin karburator atau membersihkan karbu motor sendiri

Monday, November 30, 2015

TIPS MENINGKATKAN RESPON KARBURATOR VACUM

Selamat sore kawan hehehe lamo tak jumpo buat ambo kangen jgagagaga....
Lama tidak posting artikel baru bikin ambo merasa bersalah pada kawan semua karena tidak berbagi, sekalipun tulisannya katrok alias ndeso yang namanya ilmu atau pengalaman sekecil apapun akan jauh lebih manfaat kalau di bagi ke sesama. Untuk itu bro sis  semua kalao ada artikel yang perlu di ralat monggo di benerin biar tidak menyesatkan hehehe

Kali ini ambo pengen share pengalaman mengatasi masalah respon pada karbu vakum. Seperti kita ketahui karbu vakum bekerja sesuai daya hisap atau kevakuman yang ditimbulkan mesin, jadi gerak naik turun skep karbu tidak lagi di atur langsung oleh grip gas sementara untuk kompetisi maupun bagi anda yang ingin lebih tentu iini jadi salah satu masalah. Lha terus grip gas narik apa dong...???  yang ditarik grip gas adalah butterfly alias katup di depan skep yang mengatur buka tutup gas. Jadi ketika butterfly di tarik grip gas kevakuman mesin menghisap udara melewati skep karbu kemudian kevakuman inilah yang mengangkat skep karbu dan memungkinkan terjadinya pengkabutan oleh karbu. Nah hal inilah yang membuat respon karbu vakum cenderung lebih lambat dari karbu konvensional biasa karena karbu biasa skepnya langsung ditarik grip gas sementara karbu vakum menunggu hisapan mesin.

Biar lebih gamblang monggo di simak simulasi berikut. :
Dari simulasi diatas bisa diketahui ada tiga hal yang mempengaruhi respon buka'an skep yaitu kevakuman mesin, kekenyalan pir skep dan diameter lubang sirkulasi skep. Nah dari gambaran singkat diatas berarti ketika kita menginginkan respon yang lebih cepat dari karbu ini maka ada tiga hal pula yang bisa kita ubah yakni kekenyalan pir skep semakin lembek pir maka semakin cepat pula respon karbu hal ini bisa didapat dengan memotong pir skep atau mengganti dengan pir yang lebih pendek, semakin besar lubang sirkulasi skep semakin cepat pula respon karbu hal ini bisa didapat dengan membesarkan lubang sirkulasi klep menggunakan bor, dan yang terakhir adalah kevakuman mesin semakin besar kevakuman yang dihasilkan maka semakin responsip karbu. Sebagai catatan hal-hal yang mempengaruhi kevakuman mesin adalah kapasitas mesin atau cc dan juga lebar klep dan porting itu sendiri, jadi ketika sebuah mesin telah mengalami kenaikan kapasitas silinder ataupun juga pelebaran klep maka kevakuman yang di hasilkan semakin besar pula. Setelah ubahan dilakukan wajib hukumnya penyesuaian airscrew atawa angin-angin karbu, untuk perawatan karbbu dan setting airscrew monggo disimak disini.

Kesimpulannya bila kapasitas mesin dan klep motor kita standar maka untuk mendapat respon yang lebih baik dari karbu kita bisa memotong pir skep atau memperbesar lubang sirkulasi skep, tapi apabila mesin sudah diupgrade kekapasitas yang lebih besar dan bahkan sudah diperbesar klep dan portingnya maka penyesuaian pada pir dan lubang sirkulasi skep tidak diperlukan karena bila nekad di sikat juga maka bukan respon yang cepat tapi malah brebet gak karuan tu karbu hehehehe karena kevakuman yang tinggi oleh mesin kapasitas besar sudah membuat kecepatan gerak naik skep meningkat drastis.

Sekedar info hal ini kita dapat dari research yang kami lakukan pada pacuan balap kami heheehhe sok racing gue...  but btw moga bermanfaat...


Readmore → TIPS MENINGKATKAN RESPON KARBURATOR VACUM

Sunday, August 9, 2015

MODIF CASIS HONDA SUPRA125 ATAU KARISMA 200CC DRAG

Bulan puasa membawa berkah mungkin adalah ungkapan yang pas buat CeMeTGarage karena dibulan yang penuh berkah tersebut kami mendapat mainan baru sebagai pacuan andalan di ajang dragbike Jatim. Sesuai judul, motor tersebut adalah honda supra125 eks pacuan bengkel lain yang sudah lama nganggur. Kesan pertama melihat motor ini waduh rangka udah di potong2 shock depan gl max (masya allah) model ala dragbike  tapi bobotnya kok masih berat banget hhmmm....

Tanpa pikir panjang langsung ja kita lets go hancurin hehehehe rangka belakang motor berupa pipa kita potong abis sampai rangka tengah kita bikin ulang dudukan jok menggunakan pipa besi yang lebih kecil sekaligus merubah dudukan shock belakang menjadi mono dengan alasan supaya lebih ringan kita caplok punya mx. Pun shock depan tak luput dari jarahan. Ukuran shock dan garpu depan gl max yang gambot dinilai terlalu berat so kita gusur ganti kepunyaan adik si max siapa lagi kalau bukan gl100 hehehehe (konsep murmerceng) pipa atas sang adik pun kita potong 7cm biar tingginya pas.

proses las di bengkel sederhana kita

Disini kemampuan las kita diuji hehehe walau belepotan alhamdulillah tetap kuat dan lulus uji seting ratusan kali. Setelah putus sambung casis biar lebih ringan lagi, rangka utama kita bolong-bolongin biar gak masuk angin :D. Dan setelah sebulan penuh berpusa eh... modif casis akhirnya jadilah bentuk seperti yang diinginkan.



Oke bro sis sekian dulu mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi buat kita semua. Untuk engine kita bahas lain waktu..
Readmore → MODIF CASIS HONDA SUPRA125 ATAU KARISMA 200CC DRAG

Saturday, June 20, 2015

RUMUS menghitung real speed motor berdasarkan RPM

Seperti kita ketahui bersama bahwa speedometer bawaan motor produksi masal biasanya nilai speed yang ditunjukkan tidak sesuai dengan real speed yang ada tetapi nilainya sedikit dinaikkan dengan alasan keamanan, misal di speedo kita menunjukkan angka 100kpj biasanya setahu saya kecepatan asli saat itu adalah angka speedo di kurangi 10-20kpj yaitu antara 80-90kpj dengan asumsi agar pengendara sudah merasa kencang tanpa benar benar melaju sangat kencang karena notabene tidak semua pengendara motor itu memiliki skill pembalap hehehe yang mana semakin kencang maka dibutuhkan ketangkasan atau skill yang makin tinggi pula, di sisi lain juga bisa meningkatkan durabiliti kendaraan alias motor lebih awet dan banyak lagi alasan lain yang mendasarinya.


Dari kenyataan di atas tentu membuat penasaran banyak brader sekalian bagaimana kita mengetahui real speed tunggangan kita, apalagi kebanyakan penggila kecepatan selalu mengaplikasi ban ukuran mini yang sudah barang tentu membuat angka di speedo motor semakin bohong hehehe di sini kita mencoba berbagi cara menghitung menggunakan rumus dengan berpatokan pada rpm mesin jadi perhitungan ini hanya bisa dilakukan pada motor yang memiliki tachometer, btw tacho bawaan motor biasanya lebih akurat dengan toleransi kesalahan antara 100-200rpm.

Oke ini dia persamaan yang dibutuhkan :

V = (60 x 3,14 x D x N) : (1000 x I)
Ket :  V = Kecepatan (kpj)
         D = Diameter efektif ban (meter)
         N = putaran mesin (rpm)
          I = Total reduksi gear

Untuk mencari "I" bisa menggunakan persamaan sbb:

I = gear primer skunder x top gear x final gear

Untuk memperjelas kita coba mencari real speed motor pacuan satria fu pada rpm tertentu
jika diketahui ukuran ban motor drag 60/80 berdiameter 0,5278m (untuk mencari diameter ban ukuran lainya bisa tanya mbah gugel), gigi primer 20 mata gigiskunder 70 mata, top gear 25/20, dan final gear 12/43, maka berapa real speed motor pada 10'000rpm dan 11'000rpm

Pertama kita hitung dulu total reduksi gearnya :
I = (70:20) x (20:25) x (43:12)
  = 3,5 x 0,8 x 3,583
  = 10,03

Kemudian hitung kecepatannya menggunakan persamaan diatas:
 V = (60 x 3,14 x 0,5278 x 10'000) : (1000 x 10,03)
    = 994'375,2 : 10'030
    = 99,14kpj

Jadi real speed motor satria diatas pada 10'000rpm adalah 99,14kpj. Sedangkan berapa real speed pada 11'000rpm, ya tinggal diganti saja variable "N(rpm)" pada persamaan di atas. 
Jika perhitungan anda benar maka real speed pada 11'000rpm adalah 109,05kpj.

Well brader segini dulu untuk saat ini kalau ada master yang mau mengoreksi monggo di share di komentar.
Readmore → RUMUS menghitung real speed motor berdasarkan RPM

Thursday, April 9, 2015

Konversi Persamaan diameter 4 Klep dengan 2 Klep

Seperti kita tahu klep punya andil besar dalam menentukan kurva power maupun lokasi peak power pada mesin kendaraan bermotor, seiring perkembangan teknologi sistem DOHC atau aplikasi 4 klep per silinder semakin marak dan lambat laun mulai menggeser sistem SOHC atau 2 klep per silinder. Semakin besar klep maka semakin besar peluang menghasilkan power tertinggi sebuah mesin akan tetapi penerapan klep diameter besar bukan tanpa halangan diameter seher pada motor cc kecil yang relatif kecil adalah persoalan yang hanya bisa di selesaikan dengan penerapan 4 klep per silinder. Saking besarnya pengaruh ukuran klep sampai sampai yamaha motogp pernah menerapkan 5 klep per silinder untuk mengejar kedigdayaan honda pada waktu itu sekitar tahun 20050 s/d 2003 demi mengejar top speed di trek lurus.
Kop tiger seher 71mm


Sebagai contoh mesin honda Tiger berdiameter seher 63,5mm ingin di pasang klep diameter 34mm tentu luas penampang permukaan kop tidak akan muat seating klep, untuk klep 31mm saja sudah mentok garis luar squis kop apalagi 34mm weleh jadi modif tambal gak karu karuan. Trus gimana solusinya ???? Solusinya ya ganti Blok Kop DOHC macam punya satria fu
sebagai perbandingan diameter seher satria 62mm bisa di benamkan klep in 24mm dan out 21mm dimana klep 24mm dua biji setara dengan 34mm sebiji. kok bisa??? ya bisa begini perhitungannya
Kop satria klep 24 dan 22


Untuk membuat persamaan yang kita jadikan acuan adalah luas permukaan klep dimana:
L = 3,14 x r kuadrat
L = 3,14 x 12 kuadrat 
L = 3,14 x144
L = 452,16mm
karena klep in fu ada dua biji maka luas klep fu 24mm adalah 452,16 x 2 =904,32
L = luas
r  = jari jari (separuh diameter)
Sekarang tinggal kita konversi luas tersebut dalam klep tunggal 
r = akar (L / 3,14) x 2
= akqr (904,32 / 3,14) x 2
= akar (288) x 2
= 16,97 x 2
=  33,9
Dari persamaan diatas diketahui bahwa klep ganda 24mm setara dengan klep tunggal 34mm, untuk menentukan diameter ideal klep sesuai kebutuhan mesin silakan cekidot link ini.
Sekian uraian singkat dari saya kurang lebihnya monggo di koreksi...!!!!!
Readmore → Konversi Persamaan diameter 4 Klep dengan 2 Klep

Wednesday, April 8, 2015

Cara Menentukan Diameter Klep in Motor Sesuai Kebutuhan Korekan

Banyak sekali artikel ataupun trik panduan di dunia maya yang membeberkan cara menentukan diameter klep pada motor pacuan kesayangan kita, dan dari sekian banyaknya justru tak jarang malah bikin mumet alias bingung karena satu dan yang lain memberikan trik yang berbeda beda dan memberikan alasan yang beragam pula. Nah disini penulis mencoba meramaikan deretan artikel terkait diameter klep ideal sesuai kebutuhan anda sekaligus biar tambah mumet, bingung n linglung sekalian hehehe karena bingung pakai trik yang mana, tapi pada akhirnya sampeyan sendiri yang harus nentuin mana yang mau di aplikasikan.
contoh klep

Dari pengalaman gonta ganti klep, nanya ngaror ngidul, hingga browsing di internet sampai saat ini buat saya yang paling ideal adalah rujukan dari kitab sakti GRAHAM BELL dimana panduannya ampuh dan telah dibuktikan oleh tuner seantero indonesia. Secara singkat dalam buku tersebut di jelaskan dalam menentukan diameter klep in bisa menggunakan rumus atau persamaan berikut:



 L = (volum x peak) / (Gs x konstanta)

L              = Luas permukaan klep dalam inci
volum      = kapasitas mesin dalam cc
peak         = puncak tenaga di RPM yang di inginkan
konstanta = 5900 untuk 2 klep, 5400 untuk 4 klep
Gs            = kecepatan aliran udara dalam ft/sc

  • Ruang bakar bathup 230-240 ft/sc
  • Ruang bakar pen roof dan hemi 260-280 ft/sc
  • Ruang bakar wedge 240-255 ft/sc 

 Contoh Jupiter 130cc ruang bakar bathup ingin mendapat puncak tenaga di 10000 rpm berapa diameter klep idealnya?
Langsung saja masukkan parameter ke dalam persamaan diatas
L = (130 x 10000) / (240 x 5900)
    = 1300000 / 1416000
    = 0,918 inci
setelah diketahui luasnya menggunakan persamaan berikut kita cari jari jari klep
 r = akar (L / 3,14)
   = akar (0,918/3,14)
   = akar0,2924
   = 0,5407 inci
konversi inci ke mm, 1 inci = 25,4 mm berarti jari jari klep ideal adalah 0,5407 x 25,4 = 13,73mm untuk mencari diameternya D = r x 2 = 13,73 x 2 = 27,46mm
Berdasar perhitungan diatas diameter ideal klep jupi 130cc peak power di 10000 adalah 27,46mm atau bisa dibulatkan jadi 28mm. Sementara untuk konversi mesin 2 klep ke mesin 4 klep dan sebaliknya nih dia infonya.

Oke bro monggo di kunyah kunyah hehehe
 
Readmore → Cara Menentukan Diameter Klep in Motor Sesuai Kebutuhan Korekan

Wednesday, March 25, 2015

Motor Harian di Pakai Di Event DragBike Resmi. Why not...!!!!!

Alkisah bro pengkik yang demen balap ngebet banget bisa tampil di event resmi DragBike walau sekedar meramaikan event tanpa target podium, pengen banget merasakan sensasi seramnya event resmi yang mana di situ berkumpul para joki dan tuner kenamaan yang saling beradu strategi dan kepiawaian mentune up motor. wow.. pasti seru
Tapi masalahnya do'i yang masih bujang dan pengangguran ini mengeluhkan isi kantongnya yang tipis wkwkwkwk tapi pengen bisa tampil di event resmi dan gak malu-maluin alias jangan sampai finish di urutan paling buncit jadi do'i pun konsultasi di CeMeTGarage.

Dari situ kita mulai memikirkan langkah strategis bermodal satria fu yang biasa di pakai rawa riwi ini, pertama menentukan kelas yang akan diikuti jangan sampai salah kelas karena akan fatal hehehe bayangin aja jika fu standar masuk kelas tune up wew bisa di pastikan akan jadi bahan ketawaan hehehe  so idealnya kelas yang diikuti adalah fu standar s/d 155cc. Selanjutnya kita lihat di kelas ini apa saja yang boleh di sentuh oleh tangan tangan gatel tuner amatir macam kita orang ini hehe, supaya irit duit hanya beberapa saja yang kita sentuh itupun modif bukan beli part racing sesuai dengan filosofi MURMERCENG diantaranya

  1. Memperbarui desain noken as (wajib buat saya) durasi di bikin lebih tinggi di kisaran 250 derajat, lifter naik 1mm (Rp 350.000).
  2. Lubang porting di bentuk ulang lebih landai dan sedikit lebih lebar (Rp 150.000)
  3. Bubut magnet sebanyak 2mm(Rp 30.000)
  4. Spul pengisian di lepas
  5. Menanggalkan semua asesoris motor yang berpotensi mengurangi bobot motor
  6. Pemakaian busi dengan ujung lancip membantu percikan api tetap fokus dan rapat(Rp 30.000)
  7. Papas seher bagian depan selain dapat meningkatkan kompresi juga mengurangi bobot dan memperdalam coakan klep sebanyak 1,5mm (Rp 30.000)
  8. Papas blog hingga ketemu kompresi 13,7:1 (Rp 30.000)
Sebenarnya kalau masih ada budget dan waktu masih ada beberapa item yang bisa di eksplore seperti reamer karbu, aplikasi seher cbr150 menjadikan kapasitas engine genap 155cc(Rp 165.000 merk NPP :D), memperbaiki stroke ratio dengan pemasangan stang seher tiger (Rp 100.000 kw hehe), pasang ban khusus Drag (paling murah mizzle hydra Rp 280.000), lebih lengkap regulasi teknis kelas ini bisa dilihat di sini,Tapi apa boleh buat waktu persiapan yang tak lebih dari 6 hari dan budget yang terbatas sementara ini dulu di event bulan depan akan di cicil lagi risetnya yakinnya hehehe. Salut deh semangatnya bro pengkik

Dan hasilnya best time yang di dapat di DragBike seri ke 2 Di sirkuit bypass juwet mojoagung Jombang 9,5sc sukur alhamdulilah ternyata masih banyak yang 10sc hehehe target tercapai, next season di harapkan mampu memangkas 0,5sc.

Team prepare

Noken as sakti hehehe

Readmore → Motor Harian di Pakai Di Event DragBike Resmi. Why not...!!!!!

Regulasi Bebek standar 155cc pemula Jatim/ FU standar

Bagi brader  semua yang pengen tampil di event resmi tapi masih bingung dengan regulasi teknis DragBike resmi kelas bebek standar 155cc pemula berikut penulis coba berbagi info yang di dapat dari salah satu event organiser DragBike di Jatim monggo di kunyah kunyah hehehe :
  • Arm bebas
  • Body motor tidak boleh di bor
  • CDI bebas
  • Gigi Rasio bebas
  • Knalpot tampak luar standar
  • Karbu tampak luar standar
  • Spul bebas
  • Magnet Standar boleh di bubut/ magnet harus ada
  • Kapasitas motor max 155cc
  • Noken as bebas
  • Manifold standar
  • Oil cooler wajib terpasang
  • Tangki BBM standar
  • Slebor depan wajib ada
Semoga bermanfaat....
Readmore → Regulasi Bebek standar 155cc pemula Jatim/ FU standar

Hasil Drag Bike Jombang di sirkuit baypass Juwet Mojoagung 22 maret 2015

Paddock CeMeTRacing
 
 
1 DB 1 BEBEK TU 4T 130 CC (POINT)
  1. 89/ YOGI KEYCOT/ MPK SPEED INDON/ MADIUN/ VEGA/ 8.236   
  2. 45/ JHON PK/ CN CLIN WIJAYA/ PAMEKASAN/ VEGA/ 8.291   
  3. 72/ ADI S TUYUL/ V REINS ADC BALI/ PANDAAN/ JUPITER/ 8.308   
  4. 177/ RICKO BOCHEL/ SJRT UYE UYE/ SURABAYA/ JUPITER/ 8.313   
  5. 14/ YOPI NEXCOMM/ KARYA BERSAMA NEXCOMM/ TRENGGALEK/ YMH/ 8.331   
             
2 DB 3 SPORT TU 2T RANGKA STANDART 155 CC (POINT)
  1. 89/ YOGI KEYCOT/ MPK SPEED INDON/ MADIUN/ NINJA/ 7.398   
  2. 28/ MUSLI WURIH/ MPK SPEED INDONESIA/ JOGJA/ NINJA/ 7.449   
  3. 48/ DADANK JAPRONK/ FRC REAGEN/ KEDIRI/ NINJA/ 7.525   
  4. 90/ FANDI PENDOL/ R2Z CEKER SPEED/ SEMARANG/ NINJA/ 7.531   
  5. 72/ ADI S TUYUL/ RANDUMAS JMF/ PANDAAN/ NINJA/ 7.534   
             
3 DB 2 BEBEK TU 4T 200 CC (POINT)
  1. 45/ JHON PK/ IP 93 P2AR KETE CONKS/ PAMEKASAN/ SATRIA FU/ 7.354 
  2. 89/ YOGI KEYCOT/ SUMBER ALAM GJ/ MADIUN/ 7.417   
  3. 26/ ERWIN SREDEX/ CMT MARKIPAT YURISKA/ SZK FU/ 7.443   
  4. 177/ RICKO BOCHEL/ CMT MARKIPAT YURISCA/ SURABAYA/ SZK FU/ 7.477
  5. 81/ ARIF TIJIL/ VRG KEDIRI/ SATRIA FU/ 7.482   
             
4 DB 4 MATIC TU 200 CC (POINT)
  1. 72/ ADI S TUYUL/ ANEKA MTR MALANG/ PANDAAN/ 7.603   
  2. 45/ JHON PK/ KEN 77 SPEED SHOP/ PAMEKASAN/ 7.677   
  3. 14/ YOPI NEXCOMM/ KARYA BERSAMA NEXCOMM/ TRENGGALEK/ MIO/ 7.715   
  4. 108/ CHAKA BOLO/ SJRT UYE-UYE/ BOJONEGORO/ YMH MIO/ 7.798   
  5. 26/ ERWIN SREDEX/ KEN 77 SPEED SHOP/ 7.849   
             
5 DB 15 BREKET 9 DETIK
  1. 45/ JHON PK/ JURAGAN KERAMIK MOJOKERTO/ PAMEKASAN/ BEAT/ 9.000
  2. 144/ RIZKY MARUCIEL/ HJNS KETE2 TOP TULUNGAGUN/ FIZ R/ 9.016
  3. 42/ M RIZAL/ ATS ZAM RID / GRESIK/ NINJA/ 9.041   
  4. 68/ TRIA UNN/ RONET WEL-WEL UNN/ KEDIRI/ 9.074   
  5. 123/ PUTRA BOCIL/ SARI AGUNG YN SPEED/ KEDIRI/ 9.084   
             
6 DB 20 SPORT TU 2T RANGKA STD 155 CC PEMULA JATIM
  1. 142/ ADIT COCO/ FRC REAGEN/ KEDIRI/ NINJA/ 7.642
  2. 15/ ERIC UMBEL/ AFS SPEED BONCU/ 7.715   
  3. 9/ ADI UCIL/ PAR KAJI YANTO/ NGORO/ 7.827   
  4. 17/ AKIR CAKAR/ HJNS KETE2 TOP/ BLITAR/ NINJA/ 7.834   
  5. 41/ DIMAS/ KARYA BERSAMA NEXCOM/ NGANJUK/ KWS NINJA/ 7.840   
             
7 DB 19 BEBEK 2T STD 116 CC PEMULA JATIM
  1. 1/ DAVI MINI/ DIKI GULA JAYA T. AGUNG/ 8.577   
  2. 94/ FARIS GIMBES/ Y2TB GURAMI / T. AGUNG/ 8.837   
  3. 200/ HARI AMC TRITURA/ AMC TRITURA/ SIDOARJO/ 8.861   
  4. 192/ IQBAL GIMBAL HJNS KETE2 TOP/ KEDIRI/ YMH FIZ R/ 8.862   
  5. 179/ RIJA BAJOEL/ DNR SF201 / T. AGUNG/ YMH FIZ R/ 8.902   
             
8 DB 17 BEBEK STD 4T 155 CC PEMULA JATIM
  1. 156/ ANDRE DWI/ JM SMURF/ MOJOSARI/ FU/ 8.557   
  2. 1/ DAVI MINI/ CMT MARKIPAT YUISCA/ T. AGUNG/ SATRIA FU/ 8.566   
  3. 84/ ADE MRONKY/ JUGALA RF JRT 48 TMTN UHH/ KEDIRI/ SATRIA FU/ 8.572
  4. 107/ RIDHO PRAKAS/ RONDO ROYAL TOP/ KEDIRI/ 8.688   
  5. 106/ HAFID GRP/ KEN 77 SPEED SHOP/ BOJONEGORO/ 8.824   
             
9 DB 10 BEBEK STD 2T 116 CC
  1. 45/ JHON PK/ DNR FEAT SF 201/ PAMEKASAN/ YMH FIZ-R/ 8.517   
  2. 81/ ARIF TIJIL/ Y2TB GURAMI/ KEDIRI/ / 8.617   
  3. 60/ AGUNG UNYIL/ AMC TRITURA IP 93 KETE KETE/ SURABAYA/ FIZ/ 8.693
  4. 102/ NYO PREDATOR/ TOKO MAS SRI DEWI/ PROBOLINGGO/ FIZR/ 8.717
  5. 10/ ADI PLENTIS/ KETE02 MURNI TKI GAS POLL/ TENGGALEK/ YMH FIZ/ 8.729   
             
10 DB 18 BEBEK TU 4T 200 PEMULA JATIM
  1. 49/ DIMAS KAMPRET/ JUGALA RF OVER RACE/ JOMBNAG/ 7.818   
  2. 9/ ADI UCIL/ IP93 P2AR KETE2 CONKS/ NGORO/ SATRIA FU/ 7.865   
  3. 184/ DIMAS KEKEK/ KARYA BERSAMA DESSY/ NGANJUK/ 7.873   
  4. 65/ ARDIAN KANCIL/ CMT FEAT SF201/ TULUNGAGUN/ SATRIA FU/ 8.063 
  5. 1/ DAVI MINI/ CMT MARKIPAT YUISCA / T. AGUNG/ SATRIA FU/ 8.064   
             
11 DB 13 SPORT TU 2T 140 CC 
  1. 81/ ARIF TIJILRAMI/ RANDUMAS JMF/ KEDIRI/ YMH TOUCH/ 7.409   
  2. 18/ GALANG RISKY/ B-JOS MPK SPEED INDONESIA / SURABAYA/ RXZ / 7.460   
  3. 176/ PRIMA F/ B-JOS JAYA ABADI PALEMBANG/ SURABAYA/ TOUCH/ 7.462
  4. 89/ YOGI KEYCOT/ MPK SPEED INDON/ MADIUN/ TOUCH/ 7.470   
  5. 60/ AGUNG UNYIL/ VREINS ADC BALI/ SURABAYA/ RXZ/ 7.534   
             
12 DB 7 BEBEK STD 4T 155 CC 
  1. 84/ ADE MRONKY/ JUGALA RF JRT 48 TMTN UHH/ KEDIRI/ SATRIA FU/ 8.568
  2. 1/ DAVI MINI/ CMT MARKIPATYURISCA/ T. AGUNG/ SATRIA FU/ 8.577  
  3. 72/ ADI S TUYUL/ GRAHA NIRWANA RIPLEYS/ PANDAAN/ FU/ 8.583   
  4. 56/ ANDRE NDOWEH/ JM SMURF/ MOJOSARI/ FU/ 8.670   
  5. 123/ PUTRA BOCIL/ SAKA MOVE ON GIMB BOY/ KEDIRI/ FU/ 8.673   
             
13 DB 16 BEBEK TU 4T 115 CC PEMULA JATIM
  1. 107/ RIDHO PRAKAS/ CN ALIN WIJAYA/ KEDIRI/ 8.793   
  2. 49/ DIMAS KAMPRET/ WIJAYA OVER RACE/ JOMBANG/ 8.894   
  3. 133/ DIMA ACIL/ SMRT BOSS JUFREN CREAMPIE MBWS/ BOJONEGORO/ CRYPTON/ 9.042   
  4. 163/ BUDI MOMOK/ B2 SPEED/ GRESIK/ JUPITER/ 9.097   
  5. 128/ RENDY PS/ IMA AMS DOUBLE POWER N 125/ BANGKALAN/ JUPITER/ 9.103   
             
14 DB 22 NINJA STD LOKAL MOKER-JOMB 
  1. 225/ ARIES PERCIL/ RANDUMAS JMF/ JOMBANG/ NINJA/ 7.768   
  2. 9/ ADI UCIL/ PAR KAJI YANTO/ NGORO/ 7.774   
  3. 199/ FERDY RANDEX/ RANDUMAS JMF/ NINJA/ 7.820   
  4. 96/ VENDI IYEM/ MOJOKERTO/ 7.908   
  5. 166/ DIMAS RANDEX/ RANDUMAS JMF/ JOMBANG/ NINJA/ 7.961   
             
15 DB 6 BEBEK TU 4T 155 CC 
  1. 48/ DADANK JAPRONK/ JUGALA RF CONGS 48/ KEDIRI/ SATRIA FU/ 7.893 
  2. 72/ ADI S TUYUL/ RAMAJAYA DS7/ PANDAAN/ 7.903   
  3. 81/ ARIF TIJILRAMI/ SAKA MOVE ON GIMB BOY/ KEDIRI / FU/ 7.915   
  4. 123/ PUTRA BOCIL/ SAKA MOVE ON GIMB BOY/ KEDIRI/ FU/ 7.928   
  5. 177/ RICKO BOCHEL/ RAMAJAYA DS7/ SURABAYA/ 7.945       

Readmore → Hasil Drag Bike Jombang di sirkuit baypass Juwet Mojoagung 22 maret 2015

Thursday, March 12, 2015

Teknik aplikasi klep diameter besar

Penggantian klep diameter besar dimaksudkan untuk meningkatkan asupan gizi ke ruang bakar sehingga memungkinkan untuk memaksimalkan energi motor, tapi mengganti klep diameter besar bukan tanpa kendala dimensi head motor bebek yang relatif kecil menjadi kendala utama karena daun klep yang lebar butuh ruang lebih sehingga diperlukan penambahan daging head agar daun klep tidak nongol keluar. Sebenarnya ada cara lain selain menambal permukaan head yang tersambung ke blok yaitu dengan menempatkan klep lebih masuk ke dalam tapi menurut saya cara ini kurang efektif karena akan berpengaruh pada bentuk lekuk porting yang terlalu tajam dan berakibat pada tidak maksimalnya evisiensi volumetrik. Selain itu keuntungan dengan teknik ini adalah jarak daun klep in dan ex bisa di buat sebesar mungkin sesuai kebutuhan sehingga kita lebih bebas menerapkan durasi noken yang lebih lebar dengan over lap klep setinggi-tingginya hehehe ingat semakin lebar over lap semakin tinggi peak power yang di dapat (sesuai kebutuhan tentunya).

Maaf bro semua kalo penjelasannya susah di fahami karena saya juga bingung memilih kata2 yang tepat hehehe semoga gambar yang saya lampirkan memudahkan pemahaman apa yang saya maksut


Ruang bakar lega (low compretion) aman buat harian

Penambalan setebal 2,5mm (bisa lebih) bebas aplikasi klep diameter besar

Maaf gambarnya jelek hehehe

Lebih leluasa membentuk lekuk porting

Readmore → Teknik aplikasi klep diameter besar